Sabtu, 26 November 2011

Tugas 3 Bahasa Indonesia 1

Resensi artikel
1.    Data publikasi
a.    Judul         : Ekstrak Pinus Bisa Tingkatkan Daya Otak
b.    Penulis     : Putro Agus Harnowo
c.    Penerbit   : Detik News
e.    Tanggal     : 21 Nopember 2011
f.      Tema         : Kesehatan
2.    Sinopsis
Pinus merupakan tanaman yang memiliki kegunaan beragam. Salah satu kegunaannnya yaitu untuk mengobati pasien cedera otak. Hal ini sudah dibuktikan oleh seorang peneliti dari Australia. Penelitian yang dilakukan adalah dengan mengekstrak antioksidan dari kulit pinus. Hasil yang didapat juga sangat positf. Ini ditunjukkan dengan meningkatnya daya ingat pasien cedera otak tersebut. Ia pun berencana untuk memulai uji coba dalam skala besar.
3.    Keunggulan
Artikel “Ekstrak Bisa Dapat Tingkatkan Daya Otak” memiliki isi yang menarik karena di dalamnya terdapat informasi yang sangat berguna khususnya di bidang kesehatan. Penulis dapat menyampaikan informasi dengan jelas kepada pembaca sehingga pembaca dapat mengetahui kegunaan tanaman pinus.
4.    Kelemahan
Penulis tidak menjelaskan istilah kesehatan seperti yang terdapat pada kata  “terpentin” dan “Enzogenol”. Terdapat pula kata serapan dari bahasa asing seperti “ekstrak”, “spesialis”, dan “studi” sehingga diksinya tidak tepat. Penulis juga tidak menjelaskan apa saja pedoman dasar yang umum dialami penderita cedera otak dalam artikel tersebut.
5.    Pendapat akhir
Ekstrak Pinus Bisa Tingkatkan Daya Otak sangat bagus dijadikan artikel kesehatan karena terdapat informasi baru di bidang kesehatan yang mungkin belum banyak diketahui orang khususnya di Indonesia. Mungkin saja suatu saat penelitian mengenai ekstrak pinus ini dapat dikembangkan oleh orang Indonesia dan menjadi alternatif baru untuk mengobati cedera otak ataupun meningkatkan daya ingat.
6.    Lampiran artikel
Senin, 21/11/2011 14:20 WIB 
Ekstrak Pinus Bisa Tingkatkan Daya Ingat
Putro Agus Harnowo - detikHealth

Jakarta, Pinus adalah tanaman yang hidup di dataran tinggi. Sejak dulu, tanaman ini memiliki kegunaan yang beragam, mulai dari kayunya digunakan untuk perabotan hingga getahnya dipakai sebagai bahan dasar pembuatan terpentin. Tak hanya itu, pinus juga ternyata mampu mengobati pasien cedera otak.

Seorang peneliti dari Auckland, Australia telah mengekstrak antioksidan dari kulit pohon pinus yang ternyata mampu mengobati pasien cedera otak traumatis. Ekstrak kulit pinus yang disebut Enzogenol ini diberikan kepada 60 orang pasien cedera otak selama tiga bulan. 

Hasilnya menunjukkan bahwa obat tersebut dapat meningkatkan ingatan dan meningkatkan rentang perhatian pasien.

Sang peneliti yang juga spesialis stroke dari Universitas AUT, Profesor Valery Feigin, mengatakan bahwa pasien yang mengkonsumsi ekstrak pinus ini lebih jarang melupakan nama orang atau pedoman dasar yang umum dialami penderita cedera otak.

"Ini merupakan berita besar, baru ada sedikit perawatan yang terbukti membantu pasien dengan masalah cedera otak ringan. Selain latihan otak, ada perawatan yang terbatas untuk meningkatkan kerusakan," kata Prof. Feigin seperti dilansir Nine MSN.com, Senin (21/11/2011).

Ia berharap bisa memulai uji coba skala besar setelah studi percontohannya ini sukses. Cedera otak yang disebabkan oleh stroke, kecelakaan kendaraan bermotor, cedera olahraga, dan jatuh adalah penyebab utama kecacatan dan kematian di Selandia Baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar