Jumat, 26 November 2010

Penyalahgunaan Data

Kecanggihan teknologi dan mudahnya mendapat informasi tentang data saat ini, sering kali disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Kita tahu bahwa itu dapat merugikan orang lain, tapi demi mencapai tujuan yang sebenarnya tidak baik, hal itu terpaksa dilakukan sebagai alasan umum bagi oknum-oknum tersebut untuk melakukan kejahatan. Berikut adalah contoh penyalahgunaan data yang sering kita temui :
Anda sering menerima tawaran kredit tanpa agunan (KTA) melalui pesan singkat alias SMS? Jangan khawatir, pesan singkat yang mulai mengganggu tersebut kemungkinan akan segera lenyap.
Agar para tenaga marketing produk bank tidak seenaknya merayu masyarakat, Bank Indonesia (BI) berencana memeriksa penyalahgunaan data nasabah oleh bank. Joni Swastanto, Direktur Perizinan dan Informasi Perbankan BI, mengatakan, bank bisa leluasa menawarkan kredit karena mereka mudah mendapatkan data nasabah.
Penyalahgunaan ini diduga akibat pihak outsourching perbankan saling menukar data aplikasi kartu kredit. "Saya saja sering dapat tawaran meskipun saya merasa tidak memberi data ke bank yang bersangkutan," kata Joni.
BI menyarankan calon nasabah tak gampang menerima tawaran kartu kredit. Menurut Joni, masyarakat yang tak tegas menyikapi tawaran berutang itu bisa memiliki riwayat kredit yang buruk. Riwayat kredit ini tercatat pada Sistem Informasi Debitur (SID). Jika nasabah banyak menunggak tagihan kartu kredit, maka saat si nasabah mengajukan kredit, bank akan menolak aplikasi tersebut.
Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo menilai, penyalahgunaan data nasabah harusnya menjadi perhatian BI sebagai regulator. Menurutnya, hal ini bisa terjadi lantaran ada klausul dalam aplikasi kartu kredit yang menyatakan pihak nasabah menyetujui bila pihak bank menggunakan data nasabah untuk kepentingan bank maupun yang terkait dengan bank tersebut.
"Harusnya BI menghapus saja klausul dalam perjanjian tersebut. Ini bisa menghindari penyalahgunaan data nasabah," tegasnya.

Miscommunication

Miscommunication atau yang biasa kita sebut kesalah pahaman dalam menerima informasi dari informan adalah kesalahpengertian karena faktor jasmaniah (gangguan sematik) atau juga dapat karena faktor penilaian akal (denotatif) yang tidak sama antara komunikator dengan komunikannya. Tidak semua orang memiliki daya nalar yang sama bila menerima informasi yang sama, misalnya ada pengumuman tentang tugas kuliah atau pekerjaan yang seharusnya dikerjakan dengan cara a tetapi kita malah mengerjakan dengan cara b. Ada pula yang menanyakan berulang-ulang pada temannya tentang tugas yang dimaksud, tetapi setiap teman yang ditanya memberikan informasi yang berbeda-beda hingga akhirnya ia jadi bingung sendiri. Ada contoh lagi, dalam suatu perusahaan terkadang miscommunication terjadi, dimana general manager memberikan pengumuman kepada supervisor-supervisornya untuk selanjutnya disampaikan ke staff-stafnya namun informasinya terpotong-potong atau tidak utuh karena sebagian orang menganggap informasi yang disampaikan dari mulut ke mulut adalah hal mudah, tapi ternyata sangat vital. Inilah mengapa komunikasi sangat penting dalam keseharian kita. Dan kita juga tidak boleh menganggap sepele untuk menyampaikan informasi yang kita dapat untuk kemudian disampaikan lagi kepada orang lain. Mungkin ada baiknya jika kita mencatat informasi dengan detil agar tidak terjadi miscommunication. Walaupun ini jarang terjadi, tidak ada salahnya kan kita waspada?.

Senin, 22 November 2010

Tugas 5 Teori Organisasi Umum

1. Sebutkan cara penyusunan warkat yang saudara ketahui
• penyusunan menurut abjad
• penyusunan menurut subjek
• penyusunan meurut waktu
• penyusunan menurut daerah
• penyusunan menurut nomor urut



2. Untuk jenis warkat wesel, cek, surat pembelian disusun / ditaruh dengan cara apa ?
Untuk warkat jenis wesel, cek, surat pembelian atau order bisa disusun dengan cara system nomor yaitu dengan melihat nomor cek, wesel ata surat pembelian yang ada, disusun dari nomor yang terkecil sampai yang terbesar atau bisa sebaliknya.
dengan system tanggal yaitu kapan wesel, cek dan surat pembelian itu di keluarkan.
Bisa juga dengan sistem wilayah, dari dan dimana surat pembelian dikeluarkan.



3. Apa yang anda ketahui tentang RECORD RETENTION SCHEDULE
Retention Schedule adalah suatu kebijakan yang harus dilakukan penggolongan, pemilihan,distribusi ataupun disposisi dari record untuk menentukan records yang mana yang perlu tetap disimpan untuk selama-lamanya serta jenis-jenis record yang mana dan dalam jangka waktu berapa lama pula perlu dimusnahkan karena sudah tidak diperlukan lagi.

4. Apa yang anda ketahui dengan TABULATING
TABULATING adalah proses penyusunan data dalam bentuk-bentuk tabel dan mengatur angka-angka serta menghitungnya

Tugas 4 Teori Organisasi Umum

1. Jelaskan syarat komunikasi yang baik dan berhasil
- komunikasi berlangsung antara pikiran seseorang dengan pikiran orang lain;
- Orang yang bisa memahami tentang suatu hal jika menghubungkannya dengan hal lain yang telah dimengerti;
- Orang yang melakukan komunikasi mempunyai suatu kewajiban untuk meminta penjelasan

2. Apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasi penyimpangan data yang efisien dan fleksibel
a. Sanksi yang tegas
Sanksi yaitu persetujuan atau penolakan terhadap perilaku tertentu. Persetujuan adalah sanksi positif, sedangkan penolakan adalah sanksi negatif yang mencakup pemulihan keadaan, pemenuhan keadaan dan hukuman. Sanksi diperlukan untuk menjamin tercapainya tujuan dan dipatuhinya norma-norma. Pada pelaku penyimpangan sudah selayaknya mendapatkan sanksi yang tegas, yang berupa hukuman yang tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku demi pemulihan keadaan masyarakat untuk tertib dan teratur kembali.
b. Penyuluhan-penyuluhan
Melalui jalur penyuluhan, penataran ataupun diskusi-diskusi dapat disampaikan kepada masyarakat penyadaran kembali pelaksanaan nilai, yang berlaku yang telah dilanggarnya, harus melalui penyuluhan secara terus-menerus dan berkesinambungan. Terlebih-lebih pada pelaku tindak kejahatan/kriminal. Peran lembaga-lembaga agama, kepolisian, pengadilan, Lembaga Permasyarakatan (LP) sangat diharapkan untuk mengadakan penyuluhan-penyuluhan tersebut.

3. Sebutkan cara peyusunan paper/warkat yang saudara ketahui
• penyusunan menurut abjad
• penyusunan menurut subjek
• penyusunan meurut waktu
• penyusunan menurut daerah
• penyusunan menurut nomor urut

4. Sebutkan Prinsif dalam dari Tata Kerja, Sistem Kerja dan Prosedur Kerja
Prinsip dalam tata kerja, sistem kerja, dan prosedur kerja :
Ketiganya mempunyai prinsip dalam proses kegiatannya harus teratur terarah sesuai dengan aturan main yang telah dibuat dan ringkas untuk mencapai suatu hasil yang maksimal

Organisasi Informal 2

Organisasi informal adalah hubungan pribadi dalam organisasi yang mempengaruhi putusan di dalam organisasi tersebut tetapi ditiadakan dari skema formal dan tidak panggah dengan struktur formal organisasi. Organisasi informal tumbuh karena berbagai faktor baik ekstern (pendidikan, umur, senioritas, jenis kelamin, latar belakang etnis dan kepribadian), maupun intern (jabatan, upah, jadwal kerja, mobilitas, dan simbol status). Organisasi informal membentuk klik, status dan peranan, norma dan sanksi serta metode kerja sendiri lain dengan aturan formal. Organisasi informal dapat bermanfaat bagi pribadi anggota dan organisasi, namun juga dapat membahayakan organisasi.Organisasi informal berkembang dalam berbagai bentuk.

Minggu, 21 November 2010

Organisasi Informal 1

Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang terlibat dalam suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : arisan ibu-ibu, belajar bersama, kemping ke gunung dan lain-lain.Penyebab terjadinya organisasi informal antara lain adanya kebutuhan-kebutuhan yang tidak didapatkan dari organisasi formal, pengetahuan tentang perilaku yang dapat diterima, perhatian, bantuan dalam pencapaian tujuan, kesempatan berpengaruh dan berkreasi, pelestarisn nilai-nilai budaya, dan komunikasi dan informasi. Organisasi informal juga memiiki sifat, antara lain, hubungan di dalam organisasi lebih spontan, kepemimpinannya seperti diantara dua pilhan antara organisasi tersebut formal atau tidak, dan tidak bertitik-tolak pada pengendalian manajemen.
Perbedaan organisasi formal dan informal :
   1. Organisasi formal
     - hubungan antar individu ditentukan
     - kepemimpinannya ditetapkan dan ditunjuk
     - mengendalikan perilaku karyawan melalui balas jasa dan hubungan
     - lebih tergantung
   2. Organisasi informal
     - hubungan antar individu tergantung kebutuhan anggota
     - kepemimpinannya muncul dan dipilih
     - mengendalikan perilaku dengan pemenuhan kebutuhan
     - tidak tergantung

Rabu, 17 November 2010

Tugas 3 Teori Organisasi Umum

1. Sebutkan gaya kepemimpinan yang anda ketahui!
Gaya kepemimpinan adalah pendekatan lain yang dapat dilakukan untuk memahami kepemimpinan yang sukses dengan cara memusatkan diri pada apa yang dilakukan seorang pemimpin melalui gayanya. Gaya kepemimpinan merupakan suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya.
Secara relatif ada 3 macam gaya kepemimpinan yang berbeda, yaitu :
1. Gaya kepemimpinan Otokratis
Adalah gaya kepemimpinan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.      Semua penentuan kebijaksanaan dilakukan oleh pemimpin
b.      Teknik-teknik dan langkah-langkah kegiatan di dikte di dikte oleh atasan setiap waktu
c.       Pemimpin biasanya mendikte tugas kerja bersama setiap anggota
d.      Pemimpin cenderung menjadi pribadi dalam pujian dan kecammannya terhadap kerja setiap anggota
2. Gaya Kepemimpinan Demokratis
Adalah gaya kepemimpinan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.      Semua kebijaksanaan terjadi pada kelompok diskusi dan keputusan diambil dengan dorongan dan bantuan dari pemimpin.
b.      Kegiatan-kegiatan didiskusikan, langkah-langkah umum untuk tujuan kelompok dibuat, dan bila dibutuhkan petunjuk-petunjuk teknis,pemimpin mengarahkan dua atau lebih alternatif prosedure yang dapat dipilih.
c.       Para anggota bebas bekerja dengan siapa saja yang mereka pilih dalam pembagian tugas ditentukan oleh kelompok.
d.      Pemimpin adalah obyektif atau ”fact Minded”.
3. Gaya kepemimpinan Laissez Faire
Adalah gaya kepemimpinan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.      Kebebasan penuh bagi keputusan kelompok atau individu dengan partisipasi minimal dari pemimpin
b.      Bahan-bahan yang bermacam-macam disediakan oleh pemimpin yang membuat orang selalu siap bila dia akan memberikan informasi pada saat ditanya
c.       Sama sekali tidak ada partisipasi dari pemimpin dalam penentuan tugas
d.      Kadang-kadang memberi komentar spontan terhadap kegiatan anggota.



2. Sebutkan manfaat dari organisasi informal!
Organisasi informal dapat disebut sebagai suatu bayangan daro organisasi formal. Meskipun organisasi informal merupakan refleksi organisasi formal, tetapi terdapat perbedaan cirri-ciri organisasi yang menonjol, secara lebih khusus Argyris mengemukakan empat bidang utama yang membedakan organisasi formal dan organisasi informal, yaitu sebagai berikut ini :
1. Hubungan-hubungan antar pribadi
Dalam organisasi formal hubungan di antara orang-orang ditentukan sedangkan dalam hubungan informal sangat tergantung pada berbagai kebutuhan para anggota.
2. Kepemimpinan
Para pemimpin ditetapkan dan ditunjukan dalam formal, serta muncul dan dipilih dalam informal.
3. Pengendalian dan Keperilakuan
Organisasi-organisasi formal mengendalikan perilaku karyawan melalui balas jasa dan hukuman.Di lain pihak, kelompok-kelompok informal mengendalikan para anggota dengan pemenuhan kebutuhan.
4. Ketergantungan
Karena kemampuan pada organisasi formal berhubungan dengan balas jasa dan hukuman, para bawahan formal lebih tergantung dari para anggota kelompok informal.
Adapun alasan utama terbentuknya organisasi informal adalah karena adanya kebutuhan-kebutuhan penting yang bersifat manusiawi (human needs ) yang harus dipenuhi dan ternyata tidak dapat dipenuhi oleh organiasi formal.
Berikut ini kebutuhan-kebutuhan yang mendasari terbentuknya organisasi informal :
  1. Kebutuhan Sosial
  2. Rasa memiliki dan Pengenalan diri
  3. Pengetahuan tentang perilaku yang diterima
  4. Perhatian (simpati)
  5. Bantuan dalam pencapaian tujuan
  6. Kesempatan berpengaruh dan berprestasi
  7. Pelestarian nilai-nilai budaya
  8. Komunikasi dan informasi
Disamping itu ada beberapa karakteristik khusus dalam organisasi informal, yaitu :
  1. Standart perilaku
  2. Tekanan untuk menyesuaikan diri
  3. Kepemimpinan informal
  4. Sistem status
Dalam banyak hal, organisasi informal membantu organisasi formal, dan tanpa adanya organisasi informal, organisasi formal akan menghadapi hambatan-hambatan yang lebih berat. Melihat hal tersebut, maka bisa disimpulkan secara garis besar mengenai manfaat organisasi informal, yaitu :
  1. Sebagai pendukung tujuan organisasi
  2. Sebagai alat komunikasi tambahan
  3. Sebagai alat pemuas kebutuhan sosial
  4. Dapat membantu manajer yang kurang mampu
Pembagian departemen atau unit pada struktur organisasi dapat dibagi menjadi 3 (tiga) macam :
1. Departementalisasi Menurut Fungsi
Pada pembagian ini orang yang memiliki fungsi yang terikat dikelompokkan menjadi satu. Umum terjadi pada organisasi kecil dengan sumber daya terbatas dengan produksi lini produk yang tidak banyak. Biasanya dibagi dalam bagian keuangan, pemasaran, umum, produksi, dan lain sebagainya.
2. Departementalisasi Menurut Produk / Pasar
Pada jenis departementalisasi ini orang-orang atau sumber daya yang ada dibagi ke dalam departementalisasi menurut fungsi serta dibagi juga ke dalam tiap-tiap lini produk, wilayah geografis, menurut jenis konsumen, dan lain sebagainya.
3. Departementalisasi Organisasi Matrix / Matriks

Bentut organisasi matriks marupakan gabungan dari departementalisasi menurut fungsional dan departementalisasi menurut proyek. Seorang pegawai dapat memiliki dua posisi baik secara fungsi maupun proyek sehingga otomatis akan memiliki dua atasan / komando ganda. Proyek biasanya diadakan secara tidak menentu dan sifatnya tidak tetap.



3. Sebutkan beberapa jenis bagan struktur organisai!
Perbedaan dari tata kerja, sistem kerja, dan prosedur kerja dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tata Kerja Sistem Kerja Prosedure Kerja
Merupakan Cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil Merupakan susunan antara tata kerja dengan prosedure yang menjadi satu Merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu pekerjaan baik mengenai darimana asalnya dan mau menuju kemana, serta kapan pekerjaan tersebut akan selesai, maupun alat apa yang digunakan untuk meyelesaikan pekerjaan tersebut.
Tujuan dari tata kerja adalah agar bisa tercapai tingkat efisien yang maksimal Tujuan dari Sistem Kerja adalah agar terbentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Tujuan dari prosedure Kerja adalah agar semua prosdure yang ada dapat terdefinisi dengan baik, sehingga meningkatkan fungsi efektif dengan maksimal.

Minggu, 07 November 2010

Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh yang dilakukan oleh seorang pemimpin dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Ciri-ciri dari seorang pemimpin yang baik adalah karismatik, memiliki pandangan jauh ke depan, memiliki daya persuasi, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Ciri-ciri seperti itu banyak ditemukan pada pemimpin-pemimpin terdahulu dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan. Menjadi pemimpin yang efektif sangat penting bagi suatu organisai, pemimpin yang efektif adalah berpikir berdasar organisasi, mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata (menurut Peter Drucker).

Tugas 2 Teori Organisasi Umum

 1. Jelaskan ruang lingkup ORMET!
     Ruang lingkup ormet adalah :
- Anailisis organisasi.
- Komunikasi dalam organisasi.
- Tata kerja, prosedur dan system kerja.
- Pentingnya filling.
- Penyimpanan data & dokumen.
- Formulir.
- Pendayagunaan mesin kantor & peralatan.
- Penyusunan tata ruang & perencanaannya.
- Penulisan laporan.
- Penyusunan buku pedoman kerja.
- Penyusunan Anggaran belanja.
- Analisis kepegawaian.
Sedangkan fungsi ormet adalah unit staf atau sebagai pelayan bagi manajer & administrasi dalam melaksanakan fungsi manajemennya yaitu membantu secara teknis dan praktis dalam pelaksanaan teori ormet secara tepat.
2. Mengapa uang bisa dijadikan motivasi dalam bekerja?
Pada umumnya pada masyarakat kebanyakan memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi semakin berkembangnya zaman kebutuhan ekonomi pun semakin meningkat, selain itu ada juga kebanggaan tersendiri jika kita mendapatkan uang setelah bekerja selama 1 bulan.
3. Apa sebab munculnya organisasi informal?
Alasan utama yang membuat timbulnya organisasi informal adalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusiawi yang tidak sepenuhnya dapat dipuaskan dalam organisasi formal, misal kebutuhan hubungan sosial, rasa memiliki, dan pengenalan diri, pengetahuan tentang perilaku yang diterima, pelestarian nila-nilai budaya, kebutuhan akan informasi dan komunikasi serta lain sebagainya.
4. Apa yang dimaksud dengan “Jendela Johari” ?
Jendela Johari (Joseph Luft dan Harrington V. Ingham) ini mencerminkan tingkat keterbukaan seseorang yang dibagi dalam empat kuadran, Kuadran-kuadran tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut:
· Open
Menggambarkan keadaan atau hal yang diketahui diri sendiri dan orang lain. Hal-hal tersebut meliputi sifat-sifat, perasaan-perasaan, dan motivasi-motivasinya. Orang yang “Open” bila bertemu dengan seseorang akan selalu membuka diri dengan menjabat tangan atau secara formal memperkenalkan diri bila berjumpa dengan seseorang. Diri yang terbuka, mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri demikian juga orang lain diluar dirinya dapat mengenalinya.
· Blind
Disebut “Blind” karena orang itu tidak mengetahui tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Sebagai contoh, ia bersikap seolah-olah seorang yang sok akrab, padahal orang lain melihatnya begitu berhati-hati dan sangat tertutup, tampak formal dan begitu menjaga jarak dalam pergaulan. Orang ini sering disebut sebagai seseorang yang buta karena dia tidak dapat melihat dirinya sendiri, tidak jujur dalam menampilkan dirinya namun orang lain dapat melihat ketidak tulusannya.
· Hidden
Ada hal-hal atau bagian yang saya sendiri tahu, tetapi orang lain tidak. Hal ini sering teramati, ketika seseorang menjelaskan mengenai keadaan hubungannya dengan seseorang. “Saya ingat betul bagaimana rasanya dikhianati pada waktu itu, padahal aku begitu mempercayainya”. Luka hati masa lalunya tidak diketahui orang lain, tetapi ia sendiri tak pernah melupakannya.
· Unknown
Dikatakan “Unknown”, karena baik yang bersangkutan, maupun orang lain dalam kelompoknya tidak mengetahui hal itu secara individu. Sepertinya semua serba misterius
Jendela Johari juga bisa menjelaskan tingkat keterbukaan seseorang terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.
Orang tipe I:
Merupakan orang yang terbuka. Terbuka kepada orang lain dan terbuka untuk orang lain menilai dan memberi masukan tentang dirinya.
Orang tipe II :
Merupakan orang yang menyembunyikan sebagian dari kebenaran tentang dirinya. Artinya ada hal-hal atau bagian yang dia sendiri tahu tapi orang lain tidak. Contohnya orang yang sakit hati dengan orang lain. Orang lain belum tentu tahu, tapi dia tahu.
Orang tipe III:
Merupakan orang yang buta. Disebut buta karena orang itu tidak tahu tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Contohnya adalah orang yang sok akrab, padahal orang lain melihat dia sebagai seorang yang sangat berhati-hati dan tertutup, formal dan begitu menjaga jarak dalam pergaulan.
Orang tipe IV:
Merupakan orang tipe paling tertutup. Tidak mau membuka dirinya keluar maupun menerima pendapat/masukan/feedback dari luar. Panggilan yang tepat untuk yang yang demikian adalah orang yang misterius.